Posted by: ribby on: 17 April 2010
Pernah ingin jadi orang lain?
Aku pernah, sering malah
Entah kenapa, orang lain selalu saja terlihat lebih keren. Betul nggak sih? Saat jalan2 di dunia maya, dari satu blog ke blog yang lain, selalu saja aku terheran-heran, “kok mereka bisa nulis sebagus itu ya?” Saat nonton TV, liat orang nyanyi, ato liat pemain2 bola yang jago2 itu, kadang aku berharap aku adalah mereka *kasihan sekali* Tapi memang begitulah..
Tapi apa semuanya akan selesai jika aku adalah mereka? Kurasa tidak. Karena semua manusia itu sama dihadapan Tuhan *Semoga saja yang ini bener* Kata pak ustadz yang membedakan cuma taqwa.
Jadi siapa pun kamu, dunia ini tak akan berubah. Semua kewajiban seperti sholat lima waktu, puasa dll tidak akan hilang baik kamu jadi dirimu maupun jadi orang lain. Jadi ya enjoy aja! beribadah semampunya dan berharap yang terbaik
Halah..
Tapi tetep saja kadang2 masih pengin hehe.. Tapi nggak apa2 ding. Namanya juga hidup. Penginnya sih lurus2 aja. Tp siapa yang bisa menebak? Ya nggak!
Posted by: ribby on: 28 Maret 2010
Beberapa hari yang lalu nonton acara Save Our Nation di Metro TV. Temanya tentang internet sehat. Intinya adalah saling terbuka antara orang tua dan anak. Tapi disinilah masalahnya. Aku nggak mungkin bilang yg sebenarnya sama mereka. Menurutmu bagaimana reaksi orang tuamu jika dia tahu kamu kecanduan pornografi? Marah iya, sedih iya.
Ya, aku memang kecanduan pornografi dan nggak tau bagaimana akan bisa sembuh. Sumpah aku ingin sembuh. Tapi entah kenapa aku selalu saja mengulanginya. Nggak tahu harus minta bantuan sama siapa. Aku juga nggak ada rencana cerita ke orang tua ato ke siapa pun, malu. Kalo disini sih gpp. Kalian kan nggak kenal aku. Aku ingin tahu apakah suatu saat nanti aku akan sembuh ato tidak. Jika nanti aku sembuh, aku akan menuliskannya disini. Semoga saja.
Posted by: ribby on: 10 Maret 2010
Kalian pernah bingung memikirkan hidup? Semakin kesini, sepertinya aku semakin bingung. Aku muslim sejak kecil, tapi tidak pernah memikirkan apa itu islam sampai aku kuliah. Aku ingat sekali waktu kelas 1 SD, aku dan teman2ku harus menghafalkan syahadat dan kemudian maju satu2 untuk ‘mendeklamasikannya’ di depan kelas, “Aku bersaksi bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah.” Kami semua hafal, tapi tidak tahu maksudnya dan tidak pernah memikirkannya.
Jujur saja, aku tidak pernah mempelajari agama lain selain islam. aku tidak merasa perlu mempelajarinya karena aku sudah percaya dengan islam. Aku sudah merasa cocok dengan apa yang diajarkan oleh islam. Aku tidak membenci kalian yang beragama selain islam. Itu adalah pilihan kalian, seperti pilihanku pada islam. Dan aku juga tidak pernah diajarkan bahwa ‘Kalau kamu bukan muslim, maka aku harus membunuhmu.’
Hari2 ini aku bingung dengan diriku. Aku mencoba memikirkan kembali hidup ini, semuanya. “Benarkah kehidupan ini ada yang menciptakan? kenapa Tuhan menciptakanku? dan apa yang harus kulakukan di dunia ini?” dan semakin aku memikirkannya, aku semakin yakin dengan pilihanku terhadap islam.
Tapi itu semua justru membuatku “…..” (aku nggak tahu bagaimana mengungkapkannya?) Aku teringat semua yang telah kulakukan. Aku juga tahu bahwa sebenarnya aku hanya sedikit tahu tentang islam. Ada 6666 ayat dalam al quran, dan aku hanya tahu beberapa. Padahal, al quran adalah pedoman utama seorang muslim.
Aku tidak tahu apa yang sebenarnya ingin kusampaikan kepada kalian. Aku hanya sedang bingung.
Posted by: ribby on: 8 Maret 2010
Hari ini, aku tidak mendengar adzan subuh lagi.
Posted by: ribby on: 7 Maret 2010
Sepanjang yang kuingat, aku tidak menciptakan diriku sendiri. Dan sepanjang yang kutahu, hanya satu yang pernah mengaku menciptakanku. Dia adalah Allah. Dan karena hanya ada satu yang mengaku, aku pun tak ragu menerimanya.
Tapi hidup ini ternyata tidak sesederhana yang kukira. Dunia mengajariku semua hal. Dan hampir semuanya bertentangan dengan apa yang dikatakan oleh Penciptaku. Lalu, bagaimana aku harus menyikapi semua ini? Kalau aku menuruti apa yang dikatakanNya, aku takut aku akan sendirian di dunia ini. Tapi kalau aku mengikuti apa yang selama ini diajarkan dunia kepadaku, aku takut padaNya. Mungkin bukan takut. Aku hanya merasa tak mampu mengabaikanNya.
Sekeras apapun aku berusaha, aku tetap tak mampu mengabaikanNya.
MengabaikanNya? Ya, mengabaikanNya.
Jujur saja aku kadang tergoda untuk tidak mendengarkan apapun yang dikatakanNya. Aku ingin seperti orang2 lain yang kulihat selama ini. Tuhan, maafkan hamba. Ampuni hambamu yang lemah dan bodoh ini.
Saat hamba berusaha keras mengabaikanMu, Engkau selalu hadir dengan kata2mu, bahwa siapapun yang lalai dari ayat2Mu akan Engkau balas. Dan hamba sangat sadar bahwa Engkau sangat mampu melakukanNya. Tapi saat hamba ingin kembali kepadaMu. Menuruti semua yang Engkau katakan. Hamba selalu saja kalah. Hamba selalu terjatuh. Lagi dan lagi.
Ampunilah hamba dan rahmatilah. Karena hanya rahmatMu yang bisa menyelamatkan hamba.
Posted by: ribby on: 6 Maret 2010
Jati diri itu apaan sih? Aku juga nggak tahu. Tapi anggap saja aku paham. Dan aku akan menganggap kalian paham. Impas kan.
Sepertinya aku sudah hampir kehilangan diriku. Atau jangan2 aku memang sudah kehilangan dia. Telalu banyak topeng yang kupakai. Sampai aku lupa yang mana wajahku yang sebenarnya.
Disini aku hanya ingin kembali. Menemukan diriku. Menjadi diriku sendiri. Tak peduli apa yang orang pikirkan tentangku. Aku ingin menulis apapun disini. Tentang diriku dan tentang semuanya. Aku nggak peduli kalau pun nantinya halaman ini hanya akan berisi hal2 bodoh yang terjadi dalam hidupku.
Aku hanya ingin menjadi diriku. Yang melakukan apapun yang ingin dilakukan tanpa peduli apa yang orang pikirkan. Yang tertawa. Yang menangis. Yang terpuruk. Yang sedang jatuh cinta. Dan yang2 lain.
Aku hanya ingin bilang pada dunia, “inilah aku.”
Posted by: ribby on: 6 Maret 2010
Dulu, waktu aku SD, aku pernah membaca sebuah majalah anak2. Di rubrik tanya jawab majalah tersebut, ada seorang anak yang bertanya tentang bolehnya mendoakan Michael Jackson supaya masuk islam. Dia bilang dia ingin mendoakan Michael karena dia sangat menyukainya.
Dan sepuluh atau sebelas tahun kemudian (aku lupa persisnya) Michael Jackson benar2 masuk islam. Apa menurutmu semua itu berhubungan?
Aku selalu ingin bilang bahwa semua itu hanya kebetulan. Tapi entah kenapa, aku selalu merasa bahwa semua itu memang ada hubungannya. Bahwa Michael masuk islam karena doa anak tersebut.
Mungkin aku sudah jatuh cinta padanya
. Aku ingin bertemu dengannya. Bukan untuk menanyakan apakah dia benar2 mendoakan Michael atau tidak. Aku hanya ingin mengetahui siapa dia. Karena bagiku, dialah orang pertama yang mengajariku kekuatan sebuah doa.
Recent Comment